Bojonegoro_gemati.org Pemasangan stiker “miskin” kepada keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di Kabupaten Bojonegoro mulai berjalan. Dengan langkah ini, Pemkab Bojonegoro dapat memastikan kelayakan penerima dan masyarakat turut terlibat pengawasan dan validasi program agar tepat sasaran.
Sebagai bentuk
meningkatkan transparansi dan akurasi data penyaluran bantuan, stiker khusus
ini bertuliskan 'Rumah Ini Kategori Keluarga Miskin' untuk stiker pertama.
Sedangkan stiker kedua berupa jenis bantuan yang didapatkan oleh KPM. Baik
program daerah, maupun nasional.
Dengan kebijakan
tersebut, diharapkan bisa menyisir KPM yang berdaya dan dapat keluar dari angka
kemiskinan. Sehingga, program prioritas daerah ini benar-benar menyasar KPM
yang sesuai kriteria.
"Berdasarkan
Data Kemiskinan Daerah (Damisda) Kabupaten Bojonegoro, KPM yang dipasang stiker
ini sejumlah 50.987 KK. Saat ini masih berjalan," jelas Kepala Dinas
Sosial Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo, Jumat (2/1/2026).
Prosesnya mulai
pendistribusian stiker ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Lalu
penempelan stiker dilakukan oleh pendamping sosial sesuai daftar penerima
bansos Damisda. Kebijakan ini juga sekaligus mendukung proses monitoring,
evaluasi, dan pemutakhiran Damisda di Kabupaten Bojonegoro. Mengingat di 2026,
pemutakhiran data ini dari Damisda menjadi DTSEN.
DTSEN atau Data
Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ialah sistem basis data terintegrasi yang
dirancang unutk memuat informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia.
DTSEN menggabungkan berbagai sumber data penting termasuk Data Terpadu
Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dan data
Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Kegiatan ini
melibatkan Pemdes dan relawan sosial dinsos Bojonegoro yaitu TKSK, PKH dan PSM
(Pekerja Sosial Masyarakat).
Rilis berita :
suryadi PSM.
%20(40%20x%2015%20cm)%20(12%20x%2010%20cm)%20(12%20x%208%20cm).jpg)
0 Komentar